Kediri – Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan kesehatan berkualitas. Setelah berhasil meraih Akreditasi Unggul untuk institusi, kini semakin banyak program studi (prodi) yang sudah meraih Akreditasi Unggul. Beberapa di antaranya Pendidikan Profesi Apoteker, S1 Farmasi, S1 Kesehatan Masyarakat, dan D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Selain itu, prodi lainnya dalam proses reakreditasi menuju unggul. Hal ini menjadi bukti konsistensi kampus dalam memenuhi standar mutu pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
Bagi Rektor IIK Bhakta, Prof. Dr. apt. Muhamad Zainuddin, capaian tersebut bukan sekadar penambahan status akreditasi, tetapi menjadi indikator nyata bahwa kualitas pendidikan di IIK Bhakta terus meningkat secara menyeluruh.
"Semakin banyak program studi yang meraih Akreditasi Unggul, semakin kokoh pula posisi IIK Bhakta sebagai kampus kesehatan unggul. Akreditasi bukan sekadar predikat, tetapi cerminan kualitas pendidikan, tata kelola, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga luaran lulusan yang telah memenuhi standar terbaik," ujarnya.
Menurutnya, predikat Unggul memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa setiap program studi di IIK Bhakta senantiasa meningkatkan mutu secara berkelanjutan.
"Bagi calon mahasiswa dan orang tua, Akreditasi Unggul merupakan bentuk kepercayaan. Mereka tidak hanya memilih kampus, tetapi memilih institusi yang memiliki sistem pendidikan berkualitas dan mampu menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," tambahnya.
Saat ini IIK Bhakta merupakan institut kesehatan pertama dan terlengkap di Indonesia dengan 25 program studi, mulai dari jenjang diploma, sarjana, profesi hingga magister. Keunggulan tersebut diperkuat dengan capaian Akreditasi Unggul institusi dari BAN-PT serta masuk dalam kelompok 4% perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Lebih dari 18.500 alumni IIK Bhakta telah berkarya di berbagai sektor kesehatan, baik di rumah sakit, industri, laboratorium, instansi pemerintah, maupun institusi kesehatan di dalam dan luar negeri. Rata-rata lulusan juga memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus.
Mutu Pendidikan Didukung Fasilitas Modern
Prof. Zainuddin menegaskan bahwa peningkatan mutu akademik juga harus diikuti dengan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.
Karena itu, IIK Bhakta terus berinvestasi melalui pembangunan Gedung Cipto Utomo sebagai pusat kegiatan akademik baru serta pembangunan gedung baru Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) IIK Bhakta.
Gedung Cipto Utomo akan menjadi pusat pembelajaran modern dengan fasilitas akademik yang semakin lengkap. Sementara itu, gedung baru RSGM IIK Bhakta juga dibangun dengan layanan kesehatan yang lebih komprehensif, meliputi Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, rawat jalan, rawat inap, kamar operasi, radiologi, laboratorium klinik, hingga instalasi farmasi.
"Peningkatan kualitas akademik harus berjalan seiring dengan peningkatan fasilitas. Kami ingin mahasiswa belajar menggunakan sarana yang modern sehingga memiliki pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pelayanan kesehatan saat ini," jelasnya.
Delapan Program Studi Ditargetkan Menyusul Raih Akreditasi Unggul
Sebagai bagian dari roadmap peningkatan mutu, IIK Bhakta menargetkan 8 program studi segera meraih Akreditasi Unggul, yaitu:
S2 Kesehatan Masyarakat
Profesi Dokter Gigi
S1 Pendidikan Dokter Gigi
S1 Psikologi
D4 Teknologi Laboratorium Medis
D3 Farmasi
D3 Fisioterapi
D3 Teknik Gigi
Sebagian besar program studi tersebut telah memenuhi berbagai indikator mutu yang dipersyaratkan dan beberapa di antaranya telah menyelesaikan asesmen lapangan dari lembaga akreditasi.
Prof. Zainuddin optimistis target tersebut dapat tercapai berkat komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
"Kami tidak hanya mengejar bertambahnya program studi yang terakreditasi Unggul, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan berkualitas. Semakin banyak program studi yang mendapat pengakuan atas mutunya, semakin kuat pula reputasi IIK Bhakta sebagai kampus kesehatan terdepan, baik di tingkat nasional maupun menuju pengakuan internasional. Itulah komitmen yang terus kami wujudkan."
Prof Zainuddin menambahkan bahwa transformasi IIK Bhakta akan terus berlanjut melalui penguatan pendidikan, penelitian, inovasi, pelayanan kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat. (*)