Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Graha Lantai 4 Kampus Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) Kediri pada Sabtu (18/07/2026). Ratusan alumni dari berbagai angkatan dan daerah berkumpul dalam gelaran Reuni Alumni IIK Bhakta 2026.
Tampil kompak dengan nuansa kasual berbalut atasan putih dan jeans biru, riuh tawa serta hangatnya nostalgia masa-masa kuliah seketika melebur dengan diskusi berbobot mengenai masa depan dunia kesehatan Indonesia.
Reuni tahun ini terasa sangat berbeda karena tidak sekadar menjadi ajang pelepas rindu, melainkan wadah konsolidasi gagasan untuk kemajuan bangsa.
Acara dibuka dengan forum diskusi strategis yang menghadirkan wawasan baru bagi para praktisi kesehatan.
Lintas generasi dan lintas profesi duduk bersama menyerap arah baru transformasi digital kesehatan yang dipaparkan oleh tiga narasumber ahli: Dr. Maria Magdalena, Prof. Mohamad Rubianto, dan Apt. Moh Yahya. Pembahasan mengenai integrasi teknologi, pemanfaatan data kesehatan, hingga otomatisasi layanan medis menjadi sorotan utama. Diskusi interaktif ini mempertegas peran alumni IIK Bhakta untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penggerak utama di tengah arus digitalisasi medis yang kian masif.
Acara Reuni Makin Meriah dengan Talkshow Inspiratif
Suasana acara semakin hidup dan menginspirasi saat beberapa rekan alumni membagikan rekam jejak perjuangan nyata mereka di lapangan. Cerita-cerita tersebut membakar semangat para peserta yang hadir.
Salah satunya datang dari drg. Aland Novrian, yang membagikan pengalaman dedikasinya mengabdi di wilayah perairan Indonesia bersama kapal perang TNI AL. Kisah ketangguhannya dalam melayani kesehatan masyarakat di garda terdepan laut nusantara memberikan perspektif mendalam tentang arti pengabdian tanpa batas.
Tak kalah menginspirasi, Susanto dan Taufik Hidayat membagikan keberanian mereka dalam mengambil langkah berdikari membangun klinik kesehatan mandiri serta mengembangkan industri herbal nasional dari nol.
Sementara itu, Kuswandono memaparkan perjalanannya dalam memimpin jejaring farmasi skala nasional yang berhasil memperluas akses obat-obatan berkualitas bagi masyarakat luas. Kehadiran para alumni dengan beragam latar belakang keberhasilan ini mengingatkan kembali bahwa setiap jejak karier yang ditempuh alumni Bhakta membawa dampak nyata dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Berbagi untuk Almamater dan Siap Menjawab Tantangan Industri
Kepedulian terhadap almamater dan masyarakat luas juga diwujudkan secara konkret dalam momen reuni ini. Melalui program "Alumni Peduli", langkah kecil para alumni diwujudkan dalam aksi donasi beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan serta penyelenggaraan bakti sosial.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa ikatan alumni IIK Bhakta tidak hanya kuat di dalam kampus, tetapi juga menebar manfaat langsung ke tengah kehidupan sosial.
Kiprah gemilang para alumni di berbagai sektor ini tentu tak lepas dari fondasi pendidikan yang kokoh di IIK Bhakta.
Berkuliah di IIK Bhakta bukan hanya tentang menyerap ilmu praktis dari dosen-dosen hebat yang berpengalaman langsung di lapangan, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi dan daya adaptasi yang tinggi.
Kombinasi keterampilan teknis dan keahlian lunak (soft skills) inilah yang membuat lulusan IIK Bhakta terkenal cepat terserap di dunia kerja dan siap menjawab tantangan industri kesehatan yang dinamis.
Pesan Ketua Alumni untuk Gen Z: Menguasai AI dan Terus Berinovasi
Di penghujung acara, pesan penuh motivasi disampaikan oleh apt. Moh. Yahya, M.Farm., selaku Ketua Alumni IIK Bhakta. Secara khusus, ia memberikan wejangan berharga bagi para lulusan muda dan Gen Z IIK Bhakta agar tidak gentar menghadapi perubahan era.
Ia menekankan pentingnya untuk terus berinovasi, menguasai teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan pantang menyerah dalam berkarya.